Selasa, 11 Juni 2013

"kodong Istirahat maki syg pake headset...."

kalo pesan ini kita ingat sebenarnya mauka cerita panjaaaaang sekali sayang.. Ini hari banyaknya pelajaran kudapat dari pengalamanku sama kita sayang, tidak tau dimana bisa kucerita semuanya terpaksa kutulismi disini.. hehehe

Bingungka juga mau mulai darimana karena something trouble in my head juga sangat sangat mengganggu.. hehehe ketawa2ka dulu nah sayang.. oh iya mulaimi kuingat2, tadi waktunya ku smski sempatka bilang mau kukandatto isma kalo ketemuka, tapi kubaca smsta bilang "kenapa mau kandatto? kalo saya itu kita jemput hujan2 nda kita maraija, pilih kasihta" langsungka berfikir sayang bagaimanami kalo kita jadi adekku.. hmm langsung kubuka jaketku sama helmku kebetulan 1 ji helm kubawa baru kukasihmi isma.. Mungkin tidak kita fikir kenapa hujan2ka jemputki isma padahal sempatja bilang diterasja ini tunggu hujan sambil ol ceritanya begini, waktuku tunggu hujan isma menelpon2 terus di mace baru ada kata2nya yang tidak kusuka sekali dia bilang pergi mako jemputki itu adekmu kalo pacarmu cepatmu kojemput baru keras sekali nada bicaranya jd langsungka pergi, pas dijalan pulang mauka bilang nanti kalo sampaima dirumah "TIDAK PERNAHKA HUJAN2 BEGINI JEMPUT PACARKU SAMPAI2 INI MUKAKU PEDIS SEKALI KENA AIR HUJAN" apalagi guntur kerasnya mamo poteng, kukira kitaji juga bilang keras sekali guntur di luar sayang, tapi kupikirki lagi jangan sampai bilangka begitu terus dikemudian hari menyesalja juga.. selama sudahki kasihka pelajaran tentang arti penyesalan setiap mauka bicara pasti kupikir2 dulu baek2 apalagi kalo naikmi ini emosiku, kuingat lagi waktu di RS Haji yang kita mau keluar malam minggu tapi kubilang shalatka dulu nah syg, jujur nah sayang sakit sekali kepalaku itu malam terus kita telponka baru marah2ki jd kupaksa mami itu keluar biar mami sampai disana tdk mau maki keluar jadi berfikirka dulu waktu tgl 13 April 2013 janjianki mau keluar tapi gara2 tidurta batalki semua trus kita yang marah2 sekarang posisinya terbalik sy yg ketiduran tp kenapa bukan sy yang marah2 malah sy harus bersabar.. itu hari sempatma emosi syg, hampirma lg bicara bodo'2 tp kuingatki hidupku kalo tdk sama2ki aslinya mi itu dibilang tdk ada semangat hidup.. Banyak yang harus kuselesaikan sayang demi masa depanta ji juga tp kalo tdk sama2ki tdk bisaka juga lalui itu semua, belum skripsiku yg belum kelar2 sampai sekarang, itu juga teh pelangi sudah berapa kalimi natelponka tanya tentang outletnya baru belumpi ada kudapat.. sudahmi dulu nah sayang mulaimi ngefek hasil hujan2ku td.. lain x kalo ada kesempatan masih mauka tuliski semua tentang perjalanan hidupku yg kulewati bersamamu.. Good Night cinta Fitri

Senin, 10 Juni 2013

Maafkan Kata Yang Belum Sempat Terucap

Kata orang " Jodoh belum tentu menemui kita , tapi mati pasti menjemput "

Yup , sejak akhir akhir ini selalu baca dan dengar kabar kematian atau kepergian mereka mereka yang pernah dikenali maupun teman kepada kenalan kenalan kita sendiri .  Tatkala diri di tengah berita yang sedemikian dan melihat post past takziah di ruangan social network mereka yang telah pergi , Maha Suci Allah .. terasa insyaf dan kerdilnya diri ini .Allahuakhbar ! Benar dengan mengingat mati kita akan merasa takut untuk melakukan dosa dan maksiat . Dan benar dengan menziarahi orang yang telah pergi akan menjentik rasa keinsafan dalam diri kita. Sedikit referensi dari ustadz yang sy tak tahu siapa namanya..


Melihat berita berita kematian , membuatkan kita terfikir bila punah waktu kita ? Bagaimana kah mati kita nanti ?Allah Allah Allah.. terasa sesak hati ini, dan bagaimana pula keadaan kita di sana kelak ? Sudah cukup kah amal kita untuk menampung kehidupan kita di sana ?


Selaku seorang pelajar tentunya berjauhan dari keluarga bukan ? yeah , dan antara perkara yang sering kita fikir kan, mungkinkah esok kita masih sempat untuk mndengar suara suara mereka yang akan kita tinggalkan ? masih sempatkah untuk kita melihat mereka ? dan masih ada ruang kah untuk kita mendengar suara , bebelan dan kata kata nasihat mereka ? Allah Maha Besar ! Cuma DIA Yang Maha Mengetahui. Hanya doa dan doa yang mampu saya kirim dan panjatkan agar masih ada pertemuan antara kami.


Benar juga kata orang, berjauhan membuatkan kita belajar arti menghargai ! Melihat mereka mereka yang tidak lagi berpeluang merasakan hidup berkeluarga membuatkan kita insaf . Betapa beruntungnya kita masih punya mereka yang kita panggil Ibu ! Emak ! Ummi ! Mami ! Ayah ! Abah ! Abi ! Tetta !Puang kan ? Betapa beruntungnya kita karena masih berpeluang mendengar bebelan , nasihat mereka ! Masih adakah mereka untuk kita bermanja ! mengadu !


Pelik bukan ? kenapa bercerita soal keluarga ? Ibu ayah ? Bukankah cerita ini mengenai kematian ? Bagiku itu berkaitan , kenapa ? karena bila kita mengingat mati, kita akan lebih menghargai hidup, menghargai waktu waktu yang masih ada buat kita ! Menghargai peluang yang diberiNya untuk kita. Andai saja kita tidak menghargai, dan rupa-rupanya itulah saat terakhir kita bersama mereka ! Allah ! Sesal dan sebak nya rasa !
Jadi , buka mata dan hargai mereka ! hargai masa masa yang masih ada ! Cari bekalan untuk kita gunakan di kampung yang kekal abadi !


Buka mata, belajar menghargai ! Beringat lah , kematian pasti menjemput kita cuma kita tidak mengetahui waktunya, mungkin saja esok ! sebentar lagi ? Allah.. mudah mudahan kita mati dalam keadaan beriman, dan tidak dalam keadaan yang mengaibkan. Amiin Insya Allah
Dengan mengingat Allah hati menjadi tenang dan dengan mengingati mati hati kita akan merasa insyaf dengan khilaf diri. Bersama sama berusaha mendapat Ridha dan JannahNya .Dan menjadi hambaNya yang bersyukur. Amiin



Perhubungan tanpa gurau senda tak meriah bukan? Tanpa kata nasihat tak lengkap bukan ? Jadi, maaf untuk tiap kata yang menyinggung rasa, nasihat yang mungkin kasar (hehehe), gurauan yang melampau batas. Mungkin saja saya pergi tanpa sempat menuturkan kata kata maaf maka izinkan ruangan ini menjadi pengantara. Manisnya ukhwah yang terbina dan semoga berkekalan sehingga di sana ! :)



# Indah dan Manisnya Iman dan Hidayah itu sob ! :)